post-image

Pushidrosal Peringati Hari Dharma Samudera Tahun 2026

Jakarta, 15 Januari 2026--- Peringatan Hari Dharma Samudera Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk mengenang dan meneladani pengabdian para Pahlawan Samudera yang telah mendharma-bhaktikan hidupnya demi kejayaan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Hal tersebut disampaikan Wakil Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Wadan Pushidrosal) Laksamana Muda TNI Bambang Irawan, S.E., M.Tr. Opsla., saat membacakan sambutan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., pada upacara peringatan Hari Dharma Samudera Tahun 2026 bertempat di Lapangan Serbaguna Pushidrosal, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (15/1/2026).


Peringatan Hari Dharma Samudera mengingatkan kembali peristiwa heroik dalam sejarah TNI Angkatan Laut, yakni pertempuran di Laut Arafura pada 15 Januari 1962. Peristiwa tersebut menjadi saksi bisu pengorbanan luar biasa para Pahlawan Jalasena yang dengan gagah berani menghadapi armada penjajah demi mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan bangsa Indonesia.


Perjuangan heroik tersebut ditandai dengan seruan semangat rela berkorban dan pantang menyerah Komodor Yos Sudarso, “Kobarkan Semangat Pertempuran!!!”, yang menggema mengiringi perlawanan tanpa kenal lelah KRI Matjan Tutul dalam menghadang kekuatan armada laut Belanda.


Lebih lanjut, semangat juang para Pahlawan Samudera merupakan warisan nilai yang tidak pernah pudar, khususnya bagi segenap prajurit TNI Angkatan Laut hingga saat ini. Nilai-nilai kepahlawanan tersebut menjadi fondasi moral dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.


Kasal menekankan bahwa peringatan Hari Dharma Samudera harus dimaknai sebagai sarana kontemplasi dan refleksi diri untuk senantiasa meneladani sikap ksatria, rela berkorban, pantang menyerah, serta patriotisme tanpa batas yang menjadi jati diri prajurit matra laut.