KRI Canopus-936 Selesaikan Akhir Etape V, Perdana Berlayar di Perairan Indonesia
Jakarta, 6 Mei 2026,---Kapal perang terbaru TNI Angkatan Laut, KRI Canopus-936 telah menyelesaikan akhir etape V pelayaran dari Port Louis, Mauritius menuju Lampung sejauh 3.245,7 Nm, sebagai bagian dari pelayaran perdananya di wilayah perairan Indonesia.
Memasuki perairan Selat Sunda, kapal tersebut disambut oleh KRI Bung Tomo (TOM) – 357 dimana kapal tersebut merupakan salah satu jenis kapal (Multi Role Light Fregate) milik TNI Angkatan Laut dengan melaksanakan manuver laut Passing Exercise (Passex).
Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan tersebut, KRI Canopus-936 melanjutkan pelayaran menuju Dermaga D Panjang, Lampung untuk melakukan pengisisan bekal ulang sebelum melanjutkan etape terakhir menuju Jakarta dan dijadwalkan akan disambut kedatangannya pada 11 Mei 2026 di Dermaga Kolinlamil Jakarta.
KRI Canopus-936 dengan Komandan Kolonel Laut (P) Indragiri Y. Wardhono, S.T., M.Sc., M.Tr.Opsla., memulai pelayaran perdana pada tanggal 14 Maret 2026 dari galangan Abeking & Rasmussen, Lemwerder, Jerman menuju Indonesia dengan jarak kurang lebih 12.798,5 Nautical mile (Nm) saat ini telah memasuki wilayah perairan selat Sunda dan menjadi bagian akhir dari operasi yang bersandi “Operasi Dhruva Samudra-26”.
Kedatangan kapal bantu hidro-oseanografi ocean going (BHOD-OG) berteknologi modern yang dirancang untuk dipergunakan sebagai kapal survei Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) dalam memperkuat kemampuan survei, pemetaan, serta pengelolaan data kelautan nasional menjadi tonggak penting dalam upaya Indonesia membangun kemandirian data laut, sekaligus memperkuat peran Indonesia sebagai poros maritim dunia.
Selain itu, kehadiran KRI Canopus-936 diharapkan menjadi tulang punggung dalam penyediaan data laut nasional yang akurat, guna menjamin keselamatan pelayaran, mendukung eksplorasi sumber daya laut, serta memperkuat kedaulatan wilayah perairan Indonesia.




