post-image

Danpushidrosal Terima Kunjungan Head of Partnering and Engagement Asia Pacific UKHO, Perkuat Kerja Sama Hidrografi Internasional

Jakarta, 20 Mei 2026,---Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., menerima kunjungan Head of Partnering and Engagement Asia Pacific UKHO Mr. Timothy William Lewis bertempat di ruang rapat Danpushidrosal, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (20/5/2026).

 

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kerja sama strategis antara Pushidrosal dengan The United Kingdom Hydrographic Office (UKHO), khususnya dalam bidang hidrografi, pemetaan laut, pengembangan Electronic Navigational Chart (ENC), serta implementasi standar S-100 guna mendukung keselamatan pelayaran dan keamanan maritim internasional.

 

Dalam pertemuan dengan suasana penuh keakraban, Danpushidrosal yang didampingi antara lain oleh Asrena Danpushidrosal, Aspeta Danpushidrosal, Kadis serta Perwira staf terkait Pushidrosal, menyampaikan apresiasi atas hubungan kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik antara Pushidrosal dan UKHO. Pertemuan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi kedua lembaga dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi hidrografi global yang semakin dinamis.

 

Agenda pertemuan membahas berbagai hal strategis, di antaranya perkembangan program S-100 series Pushidrosal, rencana pelaksanaan S-100 Sea Trial Indonesia pada September 2026 mendatang, pembaruan kerja sama produksi peta laut, hingga pembahasan draft Memorandum of Understanding (MoU) antara Pushidrosal dan UKHO periode 2026–2029.

 

Selain itu, kedua pihak juga mendiskusikan peluang peningkatan kerja sama pendidikan dan pelatihan, termasuk dukungan pengembangan sumber daya manusia di bidang hidrografi.

 

Pertemuan diakhiri dengan pertukaran cinderamata serta sesi foto bersama sebagai simbol eratnya hubungan kerja sama dan persahabatan kedua institusi. Melalui pertemuan ini, Pushidrosal kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat diplomasi hidro-oseanografi serta meningkatkan kualitas data dan informasi kelautan Indonesia guna mendukung kepentingan pertahanan negara, keselamatan navigasi, dan pembangunan maritim nasional.